Tidak banyak yang tahu sejak erupsi dahsyat di 2010 lalu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, akhirnya menurunkan status Gunung Merapi dari waspada menjadi normal aktif atau merupakan level terendah, terhitung baru sejak 15 September 2011 kemarin. Penurunan status ini dikarenakan aktivitasnya yang telah stabil. Namun demikian tetap masyarakat mewaspadai terutama bencana sekunder mengingat beberapa saat lagi akan memasuki musim penghujan.
Lama kali simbah merapi batuknya ya kang??
Iyo je terakhir tulisanku updet status WASPADA itu tanggal 19 Oktober 2010 disini. Ckck meh setahun yo le watuk, muga pun sehat nggih mbah.
Pertimbangan penurunan status tersebut, didasarkan pada beberapa faktor meliputi pemantauan kegempaan, deformasi dan visual. Kegempaan yang kini terjadi dinilai sudah tak bergejolak lagi. Bahkan hingga mendekati rata-rata hariannya. Baca entri selengkapnya »

Belum banyak artikel yang membahas tentang satu bentuk peta ini dalam bahasa Indonesia. Bahkan boleh jadi kalau penulis tidak terlalu ke Ge-Er an tulisan di Blog ini adalah tulisan Pertamax yang coba mengulas tentang “tactile map” dalam bahasa Indonesia.

Pada dasarnya cahaya tampak merupakan sebagian gelombang elektromagnetik yang dapat dilihat oleh manusia. Cahaya matahari misalnya, memancarkan gelombang elektromagnetik dan manusia hanya dapat melihat pada bagian gelombang cahaya atau spektrum tampaknya saja. Spektrum yang dapt dilihat manusia merupakan spektrum tampak dari gelombang yang dipancarkan matahari (putih) yang kemudian dapat diurai menjadi merah, hijau, biru, ungu dengan prisma.
Peta merupakan satu bentuk gambaran permukaan bumi, atau yang berhubungan dengan permukaan bumi baik nyata ataupun abstrak pada bidang datar dan diskalakan atau diperkecil. Kebutuhan akan peta terus meningkat seiring dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Informasi spasial (keruangan) menjadi penting ketika seseorang merencanakan pembangunan dalam scope sekecil apapun. Aplikasinya bukan sekedar itu saja kebutuhan seseorang akan informasi tentang apa berada dimana, tentang informasi keruangan juga dibutuhkan dalam hampir seluruh aspek kehidupan, dari kebudayaan sampai pendidikan, mulai dari pariwisata sampai ke mitigasi bencana. Dari mulai kuliner sampai ke militer.
Komentarmu