Kini Merapi Berstatus Normal

21 09 2011

Merapi

Tidak banyak yang tahu sejak erupsi dahsyat di 2010 lalu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, akhirnya menurunkan status Gunung Merapi dari waspada menjadi normal aktif atau merupakan level terendah, terhitung baru sejak 15 September 2011 kemarin. Penurunan status ini dikarenakan aktivitasnya yang telah stabil. Namun demikian tetap masyarakat mewaspadai terutama bencana sekunder mengingat beberapa saat lagi akan memasuki musim penghujan.

:D Lama kali simbah merapi batuknya ya kang??

:) Iyo je terakhir tulisanku updet status WASPADA itu tanggal 19 Oktober 2010 disini. Ckck meh setahun yo le watuk, muga pun sehat nggih mbah.

Pertimbangan penurunan status tersebut, didasarkan pada beberapa faktor meliputi pemantauan kegempaan, deformasi dan visual. Kegempaan yang kini terjadi dinilai sudah tak bergejolak lagi. Bahkan hingga mendekati rata-rata hariannya. Baca entri selengkapnya »





Tactile Map – Jendela Dunia Lewat Indera Peraba

16 09 2011

Belum banyak artikel yang membahas tentang  satu bentuk peta ini dalam bahasa Indonesia. Bahkan boleh jadi kalau penulis tidak terlalu ke Ge-Er an tulisan di Blog ini adalah tulisan Pertamax yang coba mengulas tentang “tactile map” dalam bahasa Indonesia.

Tactile Map, sebuah peta yang dibuat timbul untuk membantu orang yang memiliki keterbatasan untuk melihat mengetahui kondisi ruang sekotarnya. Setidaknya peta memiliki tiga fungsi bagi penggunanya, yaitu sebagai media orientasi medan, Navigasi, dan untuk mengidentifikasi tujuan. Tentu para pembaca sekalian sering melakukan tiga hal tersebut dengan peta. Dari kegiatan interpretasi peta untuk ketiga tujuan tersebut kemudian seseorang dapat memperoleh satu gambaran spasial (keruangan) tentang wilayah yang tergambar pada peta, sehingga pengguna peta memiliki pengetahuan tentang apa berada dimana, seberapa besar, dsb pada daerah yang dipetakan. Baca entri selengkapnya »





Aksi Pelajar Peduli Pemilukada Kota Yogyakarta

11 09 2011

Aksi Pelajar

Agaknya Memang sedikit nggeser dari pakem Blog ini yang semestinya nggeografi. Wuss jangan salah geografi tidak apatis terhadap politik. bagaimana alam ini kemarin, sekarang, dan bahkan di depan. Bagaimana Bumi ini dikelola, bagaimana sumber penghidupan diwariskan, sangat bergantung pada lembaga macam apa, orang macam apa, keluarga macam apa, masyarakat macam apa, dan negara macam apa yang bertindak diatas alam. Tentunya juga HUKUM macam apa yang dijadikan dasar pengelolaan bumi tempat berpijak.

Ya, boleh jadi pemerintah (eh salah saya agak ngga sepakat dengan bahasa itu- makanya mereka jadi tukang merintah) Abdi rakyat A.K.A Politik, demokrasi begitu katanya yang ada di Indonesia menjadi satu bagian penting dari bagaimana menciptakan sesuatu yang jadi tagline Blog ini, harmony in Our earth.. sadaap. Bahkan boleh jadi apa yang terjadi terhadap gunung emas anda, apa yang terjadi terhadap lembah batu bara anda, atau gudang berlian dan lautan mutiara anda sangat tergantung dari siapa yang punya kuasa, siapa yang bikin hukum dan kebijakan di atas sana.

So? kenapa so? Kontribusi! lakukan apa yang mungkin bisa Anda lakukan untuk berperan dalam setiap perubahan yang bisa kita berikan. Apa kita mau kalau bumi kita (termasuk kita didalamnya) diatur sama orang yang sok bijak- bijaksana,bijaksini,bijaksitu- Yup kita punya hak untuk menentukan. tinggal mau dipake atau engga. kita pun punya hak untuk bersuara, tinggal mau bersuara atau diam (silent is not gold), dan kita pun punya hak untuk menyampaikan maka saya mau menyampaikan lewat tulisan ini. :D Baca entri selengkapnya »





Kenapa lebarannya beda lagi ditahun 2011 (via Dongeng Geologi)

31 08 2011

Namun akar masalahnya ternyata bukanlah disana. Secara konseptual hisab dan rukyat sebenarnya merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan, sehingga bisa diibaratkan sebagai dua sisi dari sekeping uang logam yang sama. Hisab menyajikan prediksi posisi yang bermanfaat dalam pelaksanaan rukyat dan sebaliknya rukyat pun menyajikan data-data posisi yang bisa dikomparasikan dengan hisab. Menceraikan hisab terhadap rukyat ataupun sebaliknya adalah mencederai sebuah konsepsi gemilang telah dibangun cendekiawan Muslim dalam kurun waktu demikian panjang.

Kenapa lebarannya beda lagi ditahun 2011 Seperti terjadi ditahun 2006 yg pernah didongengkan disini : Kapan mau lebaran nih ? Tahun 2011 ini terulang lagi. Kalau kita tahu samasaja petunjuknya sih sederhana saja cuman begini bunyinya “Berpuasalah kamu dengan melihat hilal dan berhentilah berpuasa karena melihat hilal”. Tetapi ternyata buntutnya puanjang …. mengapa bisa terjadi ? Memang perintah puasa itu menggunakan penanggalan bulan, namun penentuan waktu bebuka dan sholat dengan matah … Read More

via Dongeng Geologi





Persepsi Warna

12 04 2011

Pada dasarnya cahaya tampak merupakan sebagian gelombang elektromagnetik yang dapat dilihat oleh manusia. Cahaya matahari misalnya, memancarkan gelombang elektromagnetik dan manusia hanya dapat melihat pada bagian gelombang cahaya atau spektrum tampaknya saja. Spektrum yang dapt dilihat manusia merupakan spektrum tampak dari gelombang yang dipancarkan matahari (putih) yang kemudian dapat diurai menjadi merah, hijau, biru, ungu dengan prisma.

Obyek dapat terlihat karena beberapa faktor, yaitu : sumber cahaya, media penghantar, benda/subyek, dan sensor/detektor. Keempat faktor ini mutlak saling terkait untuk menghasilkan gambaran obyek yang dapat dilihat oleh mata manusia.

Perlakuan materi terhadap cahaya ada beberapa macam, yaitu : dipantulkan, diserap, dibiaskan dan diteruskan, beberapa materi ada pula yang dapat memancarkan kembali berkas cahaya yang telah diserapnya. Perlakuan ini akan berbeda terhadap materi dan akan terkombinasi pada obyek yang tersusun dari banyak materi. Baca entri selengkapnya »





Sebuah Apresiasi Terhadap Seni dan Teknologi Kartografi Abad Pertengahan

7 04 2011

Peta merupakan satu bentuk gambaran permukaan bumi, atau yang  berhubungan dengan permukaan bumi baik nyata ataupun abstrak pada bidang datar dan diskalakan atau diperkecil. Kebutuhan akan peta terus meningkat seiring dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Informasi spasial (keruangan) menjadi penting ketika seseorang merencanakan pembangunan dalam scope sekecil apapun. Aplikasinya bukan sekedar itu saja kebutuhan seseorang akan informasi tentang apa berada dimana, tentang informasi keruangan juga dibutuhkan dalam hampir seluruh aspek kehidupan, dari kebudayaan sampai pendidikan, mulai dari pariwisata sampai ke mitigasi bencana. Dari mulai kuliner sampai ke militer.

Perkembangan teknologi pemetaan pun terus berkembang sehingga muncul berbagai perangkat dan metode pemetaan otomatis yang memudahkan para praktisi pemetaan dalam menghasilkan sebuah peta. Munculnya teknologi GIS (Geographic Information System), teknologi penginderaan jauh juga berbagai perangkat modern sperti plotter dsb. membuat peta dapat dibuat oleh siapapun.

Baca entri selengkapnya »








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.